TUGAS
FORTOFOLIO 1
NAMA : MAFIAH JOSI PUSPITASARI
NIM : A 310120101
MAKUL : MEMBACA KOMPREHENSIF
FAK/PROGDI : FKIP/PBSID 2C
RANGKUMAN
BUKU FONETIK
Linguistik
didefinisikan sebagai kajian bahasa secara ilmiah. Linguistik sendiri adalah
ilmu yang mempelajri bahasa secara umun. Kata ilmiah dalam linguistik berarti
bahwa kajian bahasa melalui pengamatan yang teratur dan empiris yang dapat
dibuktikan benar atau tidaknya, serta mengacu pada teori umum tentang struktur
bahasa. Salah satu bidang dalam linguistik adalah fonetik. Fonetik adalah ilmu
yang mempelajari bunyi bahasa. Bahasa adalah sistem lambang bunyi. Bunyi bahasa
yang dimaksud adalah bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Studi
fonetik dapat dibedakan menjadi tiga yaitu fonetik akustik fonetik auditoris
dan fonetik artikulatoris.
Selain
itu, ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil setelah mempelajari fonetik.
Manfaat fonetik terdiri atas dua manfaat yaitu manfaat teoritis dan manfaat
praktis. Manfaat teoritis berhubungan dengan penguasaan bidang fonetik yang akan
menjadi bekal utama bagi seseorang dalam rangka mengembangkan dirinya sebagai
ilmuwan. Sedangkan manfaat praktisnya adalah seseorang yang berprofesi dan
mendayagunakan kemampuan lisan patut menguasai fonetik. Misalnya seorang
penyanyi, penyair, presenter dan lain-lain. Selain itu ada proses produksi
dalam bunyi bahasa. Ada empat proses produksi dalam bunyi bahasa yaitu (a)
proses mengalirnya udara dari paru-paru, (b) proses fonasi yang terjadi di
daerah pita-pita suara, (c) proses oro-nasal mengalirnya udara ke rongga hidung
pada saat mengucapkan bunyi nasal atau sengau, (d) proses artikulasi- yang
terjadi di rongga mulut yaitu terhalangnya arus udara yang mengalir di
titik-titik artikulasi atau di daerah artikulasi. Bunyi dapat dihasilkan
melalui alat ucap manusia. Alat ucap sebenarnya berfungsi biologis (atau
fisiologis) sebagai fungsi primernya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan
berbahasa yaitu saat menghasilkan bunyi-bunyi bahasa alat ucap ini berfungsi
verbal (linguistis). Nama bunyi bahasa yang digunakan dalam studi fonetik
meliputi laringal., faringal, dorsal, medial, laminal, apikal, uvular, veral,
palatal, alveoral, dental, labial dan nasal.
Brikut
ini adalah cara kerja alat ucap manusia. Pertama kali udara yang ada di
paru-paru yang sudah dihirup dari luar di pompa ke luar paru-paru melalui
tenggorok ke pangkal tenggorok ke tempat pita-pita suara (terjadi proses
fonasi). Pita suara harus terbuka agar arus udara yang keluar dari paru-paru
dapat melalui rongga mulut (terjadi proses artikulasi) atau ke rongga hidung
(terjadi proses oro-nasal). Bunyi dibedakan menjadi dua yaitu bunyi segmental
dan bunyi suprasegmental. Bunyi segmental adalah bunyi bahasa yang dapat
disegmentasikan. Bunyi segmental meliputi bunyi vokoid dan bunyi kontoid. Bunyi
bahasa dapat diklasifikasikan ke dalam bunyi vocal, bunyi konsonan dan bunyi
diftong. Sedangkan bunyi suprasegmental adalah bunyi yang menyertai bunyi
seg,ental (Marsono, 1999:115). Macam-macam bunyi suprasegmental dapat dibedakan
menjadi empat yaitu tekanan/aksen/stress, panjang/kuantitas/durasi, jeda/persendian dan nada/ pitch. Deskripsi
bunyi bahasa diperlukan untuk memnuhi kebutuhan pengenalan terhadap bunyi
bahasa. Studi fonetik memerlukan potensi yang melibatkan hafalan, pemahaman,
keterampilan pelafalan, keterampilan pentranskipan dan aktivitas lainnya. Objek
kajian dalam fonetik adalah bunyi bahasa, bunyi bahasa yang dikaji tanpa
memperhatikan fungsi bunyi bahasa sebagai pembeda makna. Tujuan transkripsi
fonetis adalah untuk memberikan contoh pelafalan yang sesuai dengan bahasa
tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar