Kamis, 07 Maret 2013

Membaca Komprehensif


TUGAS FORTOFOLIO 1
NAMA                       : MAFIAH JOSI PUSPITASARI
NIM                            : A 310120101
MAKUL                    : MEMBACA KOMPREHENSIF
FAK/PROGDI          : FKIP/PBSID 2C

RANGKUMAN BUKU FONETIK
Linguistik didefinisikan sebagai kajian bahasa secara ilmiah. Linguistik sendiri adalah ilmu yang mempelajri bahasa secara umun. Kata ilmiah dalam linguistik berarti bahwa kajian bahasa melalui pengamatan yang teratur dan empiris yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya, serta mengacu pada teori umum tentang struktur bahasa. Salah satu bidang dalam linguistik adalah fonetik. Fonetik adalah ilmu yang mempelajari bunyi bahasa. Bahasa adalah sistem lambang bunyi. Bunyi bahasa yang dimaksud adalah bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Studi fonetik dapat dibedakan menjadi tiga yaitu fonetik akustik fonetik auditoris dan fonetik artikulatoris.
Selain itu, ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil setelah mempelajari fonetik. Manfaat fonetik terdiri atas dua manfaat yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis berhubungan dengan penguasaan bidang fonetik yang akan menjadi bekal utama bagi seseorang dalam rangka mengembangkan dirinya sebagai ilmuwan. Sedangkan manfaat praktisnya adalah seseorang yang berprofesi dan mendayagunakan kemampuan lisan patut menguasai fonetik. Misalnya seorang penyanyi, penyair, presenter dan lain-lain. Selain itu ada proses produksi dalam bunyi bahasa. Ada empat proses produksi dalam bunyi bahasa yaitu (a) proses mengalirnya udara dari paru-paru, (b) proses fonasi yang terjadi di daerah pita-pita suara, (c) proses oro-nasal mengalirnya udara ke rongga hidung pada saat mengucapkan bunyi nasal atau sengau, (d) proses artikulasi- yang terjadi di rongga mulut yaitu terhalangnya arus udara yang mengalir di titik-titik artikulasi atau di daerah artikulasi. Bunyi dapat dihasilkan melalui alat ucap manusia. Alat ucap sebenarnya berfungsi biologis (atau fisiologis) sebagai fungsi primernya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan berbahasa yaitu saat menghasilkan bunyi-bunyi bahasa alat ucap ini berfungsi verbal (linguistis). Nama bunyi bahasa yang digunakan dalam studi fonetik meliputi laringal., faringal, dorsal, medial, laminal, apikal, uvular, veral, palatal, alveoral, dental, labial dan nasal.
Brikut ini adalah cara kerja alat ucap manusia. Pertama kali udara yang ada di paru-paru yang sudah dihirup dari luar di pompa ke luar paru-paru melalui tenggorok ke pangkal tenggorok ke tempat pita-pita suara (terjadi proses fonasi). Pita suara harus terbuka agar arus udara yang keluar dari paru-paru dapat melalui rongga mulut (terjadi proses artikulasi) atau ke rongga hidung (terjadi proses oro-nasal). Bunyi dibedakan menjadi dua yaitu bunyi segmental dan bunyi suprasegmental. Bunyi segmental adalah bunyi bahasa yang dapat disegmentasikan. Bunyi segmental meliputi bunyi vokoid dan bunyi kontoid. Bunyi bahasa dapat diklasifikasikan ke dalam bunyi vocal, bunyi konsonan dan bunyi diftong. Sedangkan bunyi suprasegmental adalah bunyi yang menyertai bunyi seg,ental (Marsono, 1999:115). Macam-macam bunyi suprasegmental dapat dibedakan menjadi empat yaitu tekanan/aksen/stress, panjang/kuantitas/durasi,  jeda/persendian dan nada/ pitch. Deskripsi bunyi bahasa diperlukan untuk memnuhi kebutuhan pengenalan terhadap bunyi bahasa. Studi fonetik memerlukan potensi yang melibatkan hafalan, pemahaman, keterampilan pelafalan, keterampilan pentranskipan dan aktivitas lainnya. Objek kajian dalam fonetik adalah bunyi bahasa, bunyi bahasa yang dikaji tanpa memperhatikan fungsi bunyi bahasa sebagai pembeda makna. Tujuan transkripsi fonetis adalah untuk memberikan contoh pelafalan yang sesuai dengan bahasa tertentu.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar